Para Mahasiswa Yang Takut Linux
ya.. seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat, maka sudah selayaknya Indonesia terus mengikutinya. Kemajuan di bidang software dan hardware pun terus diikuti kalangan IT dan mahasiswa. Namun terjadi kontradiksi dengan kemajuan finansial, maka ‘didukung’-lah software bajakan. Pemerintah dengan bantuan Microsoft akhir - akhir ini mulai gencar memerangi software - sotware bajakan ini dengan melakukan sweeping ke pusat - pusat pertokoan yang menjual software bajakan, bahkan beberapa kali saya dengar sweeping ini sampai memeriksa ke dalam kampus, bahkan tiap laptop dibongkar untuk mengecek OS-nya asli atau tidak.
Dari instansi pemerintah sendiri mulai banyak menerapkan IGOS ( Indonesia Goes Open Source ) dalam hal ini Linux / UNIX sebagai sistem operasi, software dari GNU sebagai aplikasi, bahkan mulai banyak website pemerintah yang menerapkan sistem LAMP ( Linux, Apache, MySql, PHP ) yang kesemuanya merupakan aplikasi gratis.
Lalu, bagaimana dengan mahasiswa?? Para muda - mudi tombak terdepan perjuangan bangsa kita?? Fakta yang cukup menyedihkan terungkap. Mahasiswa yang masih menggunakan os bajakan ternyata masih 90%. Fantastis memang, namun itulah kenyataannya. Dari mahasiswa jurusan IT saja, masih 83% yang menggunakan os bajakan. Saya kemudian melakukan sedikit survey terhadap teman - teman dari kampus saya sendiri, lalu teman - teman mahasiswa jurusan IT dari 4 universitas yang berbeda ( 2 Negeri dan 2 Swasta ). TErnyata alasan mereka tidak menggunakan Linux antara lain:
- Linux Sulit dioperasikan ( tidak user friendly )
- Linux Sulit saat instalasi
- Pada Linux Hardware tidak kompatibel
- Pada Linux Sulit mencari aplikasi tertentu
- Linux Terbatas untuk server

Oke, saya ingin mengungkapkan argumen pribadi saya terhadap alasan - alasan ini. Namun bahasan saya dikecilkan scope-nya hanya berkisar Windows dan Linux.
Pertama, mahal.. ya memang Windows itu mahal.Namun, hal ini beralasan karena memang Windows dibuat oleh kalangan programmer professional yang dibayar mahal untuk membuat sistem operasi yang stabil dan mudah dioperasikan bahkan oleh orang yang baru pertama kali menggunakan komputer.Kalau memang anda tidak mau membayar mahal, ya pake yang gratis juga ada kok…. goto linux.org =)
Kedua, sulit dioperasikan. Semenjak nama Linux mulai booming di dunia IT kira - kira tahun 1998, Linux masih dikembangkan untuk sistem operasi jaringan yang hanya dipakai oleh kalangan tertentu seperti network specialist karena memang sulit dioperasikan. Namun, dalam perkembangannya banyak distro Linux yang mengincar pasar pengguna rumahan sehingga mereka mendesain sistem linux yang mudah untuk dioperasikan. Seperti Lindows Linspire, sebuah distro Linux yang mengikuti desain tampilan user interface dari Windows dan menurut saya Lindows ini cukup berhasil. Mungkin untuk anda mahasiswa atau siapapun yang masih beranggapan Linux itu sulit untuk dioperasikan, sudah saatnya anda membuka mata dan mencoba distro - distro Linux yang banyak bertebaran di internet maupun di mangga dua hehe.
Ketiga, sulit saat instalasi. Kalau anda belum mencoba Red Hat / Fedora Core 5 ataupun Slakware mungkin saatnya anda mencoba. Instalasi Slackware ( yang merupakan distro terpopuler di eropa ) terkenal sangat mudah bahkan lebih mudah daripada menginstall windows.Hmm.. menarik??? SIlahkan coba sendiri.
Banyak hardware tidak kompatibel. Dulu ketika Linux baru booming sekitar 97 - 98 mungkin argumen ini masih sangat relevan. Namun, seiring dengan perkembangan jaman dimana Linux sudah ada dimana sebagai server, maupun desktop user.. maka produsen hardware tidak dapat menutup mata melihat hal ini. Selain mengikuti Windows, sudah hampir 80% hardware yang dirilis sudah mensupport maupun disupport oleh Linux. Dan jika memang hardware belum tersupport , anda cukup posting di milis pengembang kernel Linux, maka dalam beberapa hari kernel akan diupdate dengan menambah hardware anda tersebut.
Trend software open-source sudah mulai merambah kemana, dan hal ini diakibatkan oleh mahalnya software resmi keluaran Microsoft. Kalangan bisnis-pun mulai mencari alternatif software opensource karena selain ( kebanyakan ) gratis namun juga lebih stabil dan lebih cepat dalam hal penanganan bug karena source terbuka untuk umum.Jadi kalau ada yang rusak cukup tanya di milis atau forum dan masalah anda terpecahkan, daripada harus membayar lagi untuk jasa maintenance dari vendor bukan? Karena trend Open source yang semakin meningkat, para vendor software besar seperti IBM, Sun, SAP, Oracle, dan bahkan Microsoft sudah mulai merilis software kecil yang bersifat Open source. Bahkan IBM sekarang serius dalam pengembangan proyek OpenOffice.Org yang merupakan office versi open source. Jadi, trend ke depan condong banyak software yang beralih menjadi open source.
Nah… semua argumen anda sudah saya jawab bukan? Jadi anda punya alasan lain untuk tidak berpindah ke Linux??









dani
pd prinsipnya saya setuju dgn alasan2 pro dan kontra di atas,
sayangnya, saat kami (mahasiswa) mengerjakan dokumen tertentu, kadang diharuskan menggunakan format tertentu, misalnya .doc supaya bs diedit bersama (oleh staf dosen atau sesama mahasiswa yg dominan pengguna windows; ms office), biasanya disini terbentur masalah kompatibilitas
lainnya, dukungan teknis linux di kampus masi kurang..
di Inet? memang banyak, tetapi kami yg kos2-kosan susah jg ngenetnya kl mesti ke warnet..
mohon masukannya ya, mas Rama..
makasi
March 26th, 2008 at 2:13 pmwillmen46
hmm linux itu susah..? semua akan terasa susah bagi mereka yang tidak ingin belajar dan berusaha.
March 26th, 2008 at 7:34 pmingin bertukar link, silahkan kirim email dan biodata anda japri ke tempat ku, thanx
willmen46
rampok
@dani : kompatibilitas sih udah gk terlalu masalah sekarang, untuk dokumen office ada StarOffice, OpenOffice. Bahkan laptop saya saya hapus vistanya untuk nginstall linux =) dan gk ada masalah untuk kerjain skripsi, ampe presentasi sidang pun lancar.
@wilmen : setuju!
March 27th, 2008 at 1:51 pmisni
Hal yang paling utama ngebikin males install linux sih software yg ada masih dikit. Bukan cuma software keluaran Microsoft aja. Kalaupun ada yg sejenis fungsinya, biasanya ga sebagus di windows.
Atau saya saja yang malas nyari2 resource nya yah.. hehehe..
March 28th, 2008 at 12:25 amdodo
Saya sebagai mahasiswa kurang setuju dengan judul dari artikel ini. saya bukannya takut, namun bagaimana mau menggunakan linux sedangkan hampir 90% tugas yang diberikan oleh dosen hanya bisa di kerjakan menggukan tools bajakan… sehingga jika saya mengerjakan tugas kuliah, itu sangat merepotkan sekali. tapi jika ada jaminan bahwa tugas yang diberikan bisa di kerjakan di linux dan windows, maka kemungkinan bisa mahasiswa bisa menggunakan linux sebagai OS nya.
April 1st, 2008 at 10:39 amterima kasih… kami tidak takut
Shie
Misi mas rama..
Menjawab keraguan diatas mengenai ketidak-ada-an software untuk mengerjakan tugas kuliah di linux..
1. klo tugasnya cuma sekedar ngetik2 saja, ada open office? dikampus saya saja sudah mulai digalakkan, walaupun belum semua, tapi perlahan2 MS office sudah digeser..
2. klo emang tugasnya butuh software dari MS yg notabene tidak ada dilinux.. ada WINE.. emulator software2 berbasis windows yg bisa dijalankan di platform linux..
Again.. CMIIW..
April 24th, 2008 at 10:10 pmrampok
@shie : betul mas.
April 25th, 2008 at 11:50 am@dodo : saya pikir semua fungsi yang biasanya ada di XP bisa digunakan di Linux tanpa menggunakan WINE ( Windows Emulator or somethin… lupa!! ). Olah gambar ada GIMP, Ms. Office ada OpenOffice, bahkan Visual Basic ada GAMBAS… mungkin mas dodo ( which is anonymous for me ) perlu mencari lebih banyak referensi mengenai linux.
bonar
pengalamanku sendiri menggunakan linux, memang sih linux itu agak lebih ribet makenya ketimbang windows, tapi itu cuma awal-awalnya aja, kalo kita membiasakan diri make linux secara konsisten selama beberapa hari aja, pasti kita jadi terbiasa deh…..
dan saranku sih untuk pemakai linux pemula, distro ubuntu saya rasa sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan sehari-hari apalagi ditunjang dengan kelengkapan software, hardware, dan support yang ada….
nice posting bro….
May 9th, 2008 at 6:00 pm